Judul : Dugaan Tolak Ibu Melahirkan Kembar, Komisi II DPRD Banjar Akan Panggil Manajemen RS Mitra Idaman
link : Dugaan Tolak Ibu Melahirkan Kembar, Komisi II DPRD Banjar Akan Panggil Manajemen RS Mitra Idaman
Dugaan Tolak Ibu Melahirkan Kembar, Komisi II DPRD Banjar Akan Panggil Manajemen RS Mitra Idaman
![]() |
| Ketua Komisi II DPRD Kota Banjar, Rossi Hernawati |
Ketua Komisi II DPRD Kota Banjar, Rossi Hernawati, menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas insiden tersebut.
"Saya sangat prihatin dan menyayangkan kejadian ini. Seharusnya tidak ada lagi penolakan pasien, apalagi ibu yang akan melahirkan dalam kondisi darurat seperti melahirkan bayi kembar. Ini soal nyawa, soal kemanusiaan," ujar Rossi, Jumat (9/10/2026).
Kasus ini mencuat setelah beredar informasi bahwa pasien ditolak dengan alasan ruang perawatan BPJS Kesehatan Kelas III penuh. Meski demikian, kronologi lengkap serta kondisi medis pasien saat kejadian perlu diklarifikasi secara objektif.
Rossi menegaskan, Komisi II akan memanggil pihak rumah sakit untuk membuka duduk perkara secara transparan.
"Kami akan memanggil manajemen Rumah Sakit Mitra Idaman untuk dimintai klarifikasi secara resmi. Apa alasan penolakan itu? Apakah soal prosedur BPJS, ketersediaan ruangan, atau kelalaian SDM? Semua harus dibuka terang benderang," tegasnya.
Tak sekadar meminta keterangan, Komisi II juga mendorong Dinas Kesehatan Kota Banjar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan di rumah sakit tersebut, khususnya terkait penanganan pasien dalam kondisi darurat.
"Kami mendorong Dinas Kesehatan Kota Banjar untuk segera memberikan teguran keras dan melakukan evaluasi mendalam terhadap Rumah Sakit Mitra Idaman," tambahnya.
Anggota dewan ini mengingatkan, keterbatasan kapasitas ruangan tidak boleh dijadikan alasan menolak pasien. Rumah sakit wajib memiliki prosedur penanganan yang jelas, termasuk penilaian kondisi pasien serta mekanisme rujukan yang tertata apabila fasilitas yang dibutuhkan tidak tersedia.
"Jangan sampai rumah sakit lebih mengedepankan profit dibanding keselamatan pasien," ucap Rossi dengan tegas.
Komisi II berkomitmen mengawal kasus ini hingga tuntas. Klarifikasi dari pihak rumah sakit beserta hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan diharapkan dapat menjelaskan fakta sesungguhnya, sekaligus menjadi dasar perbaikan sistem pelayanan agar tidak ada lagi warga Kota Banjar yang mengalami perlakuan serupa di masa mendatang.
"Kami akan kawal kasus ini sampai tuntas agar tidak ada lagi warga Banjar yang mengalami kejadian serupa," pungkasnya.
ASEP
Dugaan Tolak Ibu Melahirkan Kembar, Komisi II DPRD Banjar Akan Panggil Manajemen RS Mitra Idaman
Sudah dibaca Dugaan Tolak Ibu Melahirkan Kembar, Komisi II DPRD Banjar Akan Panggil Manajemen RS Mitra Idaman linknya https://malaysiadansekitarnya.blogspot.com/2026/10/dugaan-tolak-ibu-melahirkan-kembar.html

0 Response to "Dugaan Tolak Ibu Melahirkan Kembar, Komisi II DPRD Banjar Akan Panggil Manajemen RS Mitra Idaman "
Posting Komentar