Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Tokoh Adat Sabu Raijua Apresiasi Program untuk Masyarakat

Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Tokoh Adat Sabu Raijua Apresiasi Program untuk Masyarakat - Hallo sahabat Malaysia dan Sekitarnya, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Tokoh Adat Sabu Raijua Apresiasi Program untuk Masyarakat, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Artis, Artikel Berita, Artikel Budaya, Artikel Kabar, Artikel Malaysia, Artikel Melayu, Artikel News, Artikel Politik, Artikel Ragam, Artikel Singapore, Artikel Singapura, Artikel Sosial, Artikel Terbaru, Artikel Terkini, Artikel Update, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Tokoh Adat Sabu Raijua Apresiasi Program untuk Masyarakat
link : Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Tokoh Adat Sabu Raijua Apresiasi Program untuk Masyarakat

Baca juga


Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Tokoh Adat Sabu Raijua Apresiasi Program untuk Masyarakat

 


SABU RAIJUA I KEJORANEWS. COM : Dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendapat perhatian dari berbagai elemen masyarakat di daerah, termasuk tokoh adat di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur.


Tokoh Adat Kabupaten Sabu Raijua, Marthen Kore Nguru, menilai selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran telah terdapat sejumlah program yang secara langsung menyasar kebutuhan masyarakat. Menurutnya, program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, hingga Sekolah Rakyat merupakan kebijakan yang memiliki manfaat apabila dilaksanakan secara tepat sasaran.


“Program-program yang dibuat pemerintah ini pada prinsipnya sangat baik karena langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Kami di daerah seperti Sabu Raijua tentu sangat membutuhkan program-program seperti ini karena masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara langsung,” ujar Marthen.


Meski mengapresiasi berbagai program tersebut, Marthen menilai pemerintah tetap perlu melakukan evaluasi secara berkala. Evaluasi dinilai penting untuk memastikan program yang dirancang pemerintah pusat dapat berjalan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat di daerah.


“Yang perlu diperhatikan adalah pelaksanaannya. Jangan sampai programnya bagus, tetapi ketika sampai di daerah justru banyak kendala. Karena kondisi setiap daerah berbeda, sehingga perlu ada penyesuaian dan koordinasi yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah sampai ke tingkat desa,” katanya.


Ia juga menyoroti pentingnya perencanaan dan pengelolaan anggaran dalam menjalankan berbagai program prioritas pemerintah. Menurutnya, anggaran harus diperhitungkan secara matang agar pelaksanaan program baru tidak berdampak terhadap sektor lain yang juga menjadi kebutuhan masyarakat.


“Efisiensi anggaran memang penting, tetapi jangan sampai karena mengejar program tertentu kemudian kebutuhan masyarakat di sektor lain dikorbankan. Semua harus diperhitungkan dengan baik sehingga program prioritas berjalan, tetapi pelayanan dan pembangunan di daerah juga tetap diperhatikan,” ungkapnya.


Marthen berharap pada tahun-tahun berikutnya pemerintah dapat semakin memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah dan memperhatikan karakteristik wilayah kepulauan seperti Kabupaten Sabu Raijua. Keterbatasan infrastruktur, akses transportasi, sumber daya manusia dan kondisi geografis, menurutnya, harus menjadi bagian dari pertimbangan dalam pelaksanaan program pemerintah.


Ia menambahkan bahwa keberhasilan suatu program tidak hanya dapat dilihat dari jumlah program yang diluncurkan, tetapi dari sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.


“Harapan kami, program-program yang sudah dibuat ini jangan hanya bagus di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat. Kalau programnya tepat sasaran, dilaksanakan dengan baik dan diawasi bersama, tentu akan sangat membantu masyarakat Sabu Raijua,” pungkas Marthen.


Dengan demikian, dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai telah menunjukkan sejumlah kebijakan yang berorientasi langsung kepada masyarakat. Namun, penguatan evaluasi, koordinasi, pengawasan serta penyesuaian dengan kondisi daerah dinilai menjadi hal penting agar berbagai program tersebut dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.


(Jolly) 



Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Tokoh Adat Sabu Raijua Apresiasi Program untuk Masyarakat

Sekianlah artikel Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Tokoh Adat Sabu Raijua Apresiasi Program untuk Masyarakat kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Sudah dibaca Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Tokoh Adat Sabu Raijua Apresiasi Program untuk Masyarakat linknya https://malaysiadansekitarnya.blogspot.com/2026/10/dua-tahun-kepemimpinan-prabowo-gibran.html

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran, Tokoh Adat Sabu Raijua Apresiasi Program untuk Masyarakat"

Posting Komentar