Dikerjakan oleh 2 Perusahaan, Proyek Masjid Agung Batam Center Mulai Tidak Transparan, Ada Apa?

Dikerjakan oleh 2 Perusahaan, Proyek Masjid Agung Batam Center Mulai Tidak Transparan, Ada Apa? - Hallo sahabat Malaysia dan Sekitarnya, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Dikerjakan oleh 2 Perusahaan, Proyek Masjid Agung Batam Center Mulai Tidak Transparan, Ada Apa?, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Artis, Artikel Berita, Artikel Budaya, Artikel Kabar, Artikel Malaysia, Artikel Melayu, Artikel News, Artikel Politik, Artikel Ragam, Artikel Singapore, Artikel Singapura, Artikel Sosial, Artikel Terbaru, Artikel Terkini, Artikel Update, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Dikerjakan oleh 2 Perusahaan, Proyek Masjid Agung Batam Center Mulai Tidak Transparan, Ada Apa?
link : Dikerjakan oleh 2 Perusahaan, Proyek Masjid Agung Batam Center Mulai Tidak Transparan, Ada Apa?

Baca juga


Dikerjakan oleh 2 Perusahaan, Proyek Masjid Agung Batam Center Mulai Tidak Transparan, Ada Apa?

Dikerjakan 2 Perusahaan namun hanya 1 plang perusahaan 
BATAM I KEJORANEWS.COM : 5 tahun berjalan sejak tahun 2022, proyek revitalisasi Masjid Raya Batam Center, yang kini berubah nama menjadi Masjid Agung Raja Hamidah tak kunjung selesai.


Proyek multi years yang awalnya ditargetkan akan selesai dalam jangka waktu 3 tahun (2022-2024), dengan anggaran APBD Batam sebesar Rp167 Miliar lebih ini ternyata tidak selesai.


Proyek kemudian dilanjutkan di tahun 2025 dengan anggaran APBD sebesar Rp11 miliar, yang diperkirakan selesai di akhir tahun. Namun ternyata proyek tak kunjung selesai dan dilanjutkan di tahun 2026 dengan anggaran APBD sebesar Rp2,7 miliar dan anggaran tambahan sebesar Rp1,5 miliar.


Uniknya dalam proyek lanjutan revitalisasi masjid untuk tahun 2026 ini, sesuai data LPSE Pemerintah Kota Batam untuk revitalisasi pagar dimenangkan oleh PT. Abigail Jaya Mandiri dengan nilai kontrak sebesar Rp2.743.475.133 (2,7 miliar lebih), dan revitalisasi lainnya, dimenangkan oleh CV. Eka Cipta Madani dengan nilai kontrak sebesar Rp1,211.533.896 (1,2 miliar lebih).


Dari pantauan lapangan, sesuai plang proyek pengerjaan pagar yang dilakukan PT Abigail Jaya Mandiri selama 120 hari kalender atau 4 bulan, (mulai 28 Agustus 2026 hingga 25 Desember 2026).


Sementara untuk pengerjaan oleh CV Eka Cipta Madani masih samar-samar karena pihak CV tidak meletakkan plang proyek, sehingga tidak diketahui CV ini mengerjakan apa dan kapan mulai bekerjanya dan kapan berakhirnya.


Padahal sesuai amanat UU No. 14 Tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Peraturan Presiden (Perpres) No. 70 Tahun 2012, Tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010, Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Proyek pemerintah yang menggunakan anggaran APBD wajib memasang plang proyek.


Terkait ketidaktransparanan proyek yang dikerjakan oleh CV Eka Cipta Madani ini, media ini melakukan konfirmasi ke Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR), pada Senin (7/9/2026),namun Kadis CKTR Azril Apriansyah tidak memberikan keterangan.


Red 



Dikerjakan oleh 2 Perusahaan, Proyek Masjid Agung Batam Center Mulai Tidak Transparan, Ada Apa?

Sekianlah artikel Dikerjakan oleh 2 Perusahaan, Proyek Masjid Agung Batam Center Mulai Tidak Transparan, Ada Apa? kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Sudah dibaca Dikerjakan oleh 2 Perusahaan, Proyek Masjid Agung Batam Center Mulai Tidak Transparan, Ada Apa? linknya https://malaysiadansekitarnya.blogspot.com/2026/09/dikerjakan-oleh-2-perusahaan-proyek.html

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dikerjakan oleh 2 Perusahaan, Proyek Masjid Agung Batam Center Mulai Tidak Transparan, Ada Apa?"

Posting Komentar