Dari Malang untuk Indonesia, UIN Malang Sukses Gelar FGD Nalar Mahasiswa Kritis Libatkan BEM dan Aktivis

Dari Malang untuk Indonesia, UIN Malang Sukses Gelar FGD Nalar Mahasiswa Kritis Libatkan BEM dan Aktivis - Hallo sahabat Malaysia dan Sekitarnya, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Dari Malang untuk Indonesia, UIN Malang Sukses Gelar FGD Nalar Mahasiswa Kritis Libatkan BEM dan Aktivis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Artis, Artikel Berita, Artikel Budaya, Artikel Kabar, Artikel Malaysia, Artikel Melayu, Artikel News, Artikel Politik, Artikel Ragam, Artikel Singapore, Artikel Singapura, Artikel Sosial, Artikel Terbaru, Artikel Terkini, Artikel Update, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Dari Malang untuk Indonesia, UIN Malang Sukses Gelar FGD Nalar Mahasiswa Kritis Libatkan BEM dan Aktivis
link : Dari Malang untuk Indonesia, UIN Malang Sukses Gelar FGD Nalar Mahasiswa Kritis Libatkan BEM dan Aktivis

Baca juga


Dari Malang untuk Indonesia, UIN Malang Sukses Gelar FGD Nalar Mahasiswa Kritis Libatkan BEM dan Aktivis


Puluhan mahasiswa ikuti FGD Nalar Mahasiswa Kritis Libatkan BEM dan Aktivis di UIN Malang

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menegaskan perannya sebagai pusat pengembangan intelektual mahasiswa dengan sukses menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Nalar Mahasiswa Kritis, Aksi Strategis: Dari Malang untuk Indonesia”, Rabu (6/5/2026).

Bertempat di Aula Rumah Singgah Lantai 4 Kampus 2, kegiatan ini menjadi ruang temu gagasan bagi mahasiswa lintas kampus, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta aktivis organisasi pergerakan. Total sekitar 80 peserta hadir, terdiri dari 57 delegasi dari 20 perguruan tinggi dan organisasi kemahasiswaan, sementara sisanya merupakan panitia dan awak media.

Wakil Rektor III UIN Malang yang hadir mewakili Rektor Prof Ilfi Nurdiana, Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag., menegaskan bahwa mahasiswa harus mampu membangun nalar kritis yang tidak hanya tajam, tetapi juga konstruktif dan solutif.

“Mahasiswa sebagai agen perubahan dituntut menghadirkan nalar kritis yang berimbang antara idealisme dan realitas. Aksi yang dibangun harus mampu menjawab persoalan masyarakat secara nyata,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar gagasan mahasiswa tidak berhenti pada wacana, tetapi dapat diimplementasikan dalam kehidupan nyata.

“Kami mendorong mahasiswa untuk bersinergi dengan pemerintah, dunia industri, dan dunia usaha guna mewujudkan Indonesia Emas 2045,” imbuhnya.

Dalam forum tersebut, turut hadir staf ahli Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) yang mewakili Stepi Anriani Rizal. Peneliti Intelligence and National Security Studies (INSS), Yusup Rahman Hakim, juga menjadi narasumber dan menegaskan bahwa pemerintah membuka ruang bagi kritik mahasiswa.

“Masukan dari mahasiswa sangat dibutuhkan, selama disampaikan secara konstruktif. Yang perlu dihindari adalah narasi yang memicu kegaduhan tanpa arah,” tegasnya.

Ia menambahkan, kritik yang solutif akan memperkuat demokrasi, sedangkan pendekatan emosional tanpa arah berpotensi menimbulkan instabilitas.

Sementara itu, Direktur Pascasarjana UIN Malang, Prof. Dr. Agus Maimun, M.Pd., menekankan pentingnya pendekatan dialog dalam menyampaikan aspirasi. Ia menilai forum seperti FGD lebih efektif dibandingkan aksi demonstrasi yang berpotensi destruktif.

“Dialog kritis yang konstruktif akan menghasilkan solusi yang lebih konkret. Tidak semua persoalan harus disampaikan melalui demonstrasi,” katanya.

FGD ini juga dihadiri Wakil Rektor I UIN Malang Drs. H. Basri, M.A., Ph.D dan dipandu oleh Ahmad Bayhaqi Kadmi sebagai moderator.

Melalui kegiatan ini, UIN Malang berharap mahasiswa mampu memperkuat konsolidasi gerakan, membangun ruang diskusi yang produktif, serta melahirkan gagasan strategis yang solutif dan implementatif.

Semangat “Dari Malang untuk Indonesia” menjadi penegas bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pengamat, tetapi juga sebagai penggerak perubahan dalam menjawab tantangan bangsa ke depan. Ans



Dari Malang untuk Indonesia, UIN Malang Sukses Gelar FGD Nalar Mahasiswa Kritis Libatkan BEM dan Aktivis

Sekianlah artikel Dari Malang untuk Indonesia, UIN Malang Sukses Gelar FGD Nalar Mahasiswa Kritis Libatkan BEM dan Aktivis kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Sudah dibaca Dari Malang untuk Indonesia, UIN Malang Sukses Gelar FGD Nalar Mahasiswa Kritis Libatkan BEM dan Aktivis linknya https://malaysiadansekitarnya.blogspot.com/2026/05/dari-malang-untuk-indonesia-uin-malang.html

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dari Malang untuk Indonesia, UIN Malang Sukses Gelar FGD Nalar Mahasiswa Kritis Libatkan BEM dan Aktivis"

Posting Komentar